Sosialisasi Tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak Kab Ciamis Tahun 2018

Kab Ciamis, fokuspriangan.com – kegiatan Sosialisasi Tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak Kab Ciamis Tahun 2018 yang diikuti sekitar 100 orang peserta berlangsung di aula Setda, Kamis Siang ( 09/08/2018 ).

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Ciamis tentang Pilkades Serentak 2018 didalamnya meliputi panitia pilkades serentak, penetapan peserta pilkades dan SK pelaksanaan pilkades serentak dan hasil revisi Perda Ciamis Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa,” Ucap Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab Ciamis Lili Romli SH MH.

Revisi Perda Ciamis No 7 Tahun 2015 dilakukan berkaitan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Tahun 2017 tentang domisili kepala desa yang menyatakan bahwa kades tidak mesti berdomisili di wilayah yang dia tinggali, artinya calon kades bisa berasal dari luar wilayah,” Tutur Lili.

Tahapan pilkades serentak sesuai dengan yang telah disepakati, rencananya akan dimulai Agustus dan hari pemilihan pada November mendatang. Setelah SK keluar, panitia akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat karena desanya, menjadi peserta Pilkades Serentak 2018, Pilkades Serentak 2018 ini akan diikuti 38 desa se Kabupaten Ciamis, Sebanyak 13 desa masa jabatan kadesnya habis pada tahun 2017, sebanyak 17 desa masa jabatan kadesnya habis 2018, lima desa kadesnya meninggal dan tiga desa kadesnya mengundurkan diri,” Beber Lili.

Sementara itu Sambutan Bupati Ciamis yg di bacakan oleh Asda 1 Kab Ciamis Drs Adang Daradjat MM mengatakan, Bulan November 2018 akan dilakukan pemiilihan serentak sebanyak 38 Kepala Desa yang telah habis masa jabatannya dan akan dilakukan pemilihan, Kami sangat berharap, agar pemilihan kepala desa dilakukan secara demokratis, beri masyarakat seluas luasnya hak mereka untuk menentukan pilihan mereka sesuai dengan hati nurani masing masing,” Pintanya.

Kami dan seluruh forum komunikasi perangkat daerah akan mengawal dan mengawasi jalannya Pilkades serentak nantinya, tidak boleh ada intimidasi, biarkan masyarakat bebas memilih sesuai dengan hati nurani mereka masing masing agar kedepannya Kabupaten Ciamis yang baik sesuai dengan yang kita harapkan,” Harapnya. ( Iwan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *