Pasokan Air PDAM Tidak Kunjung Dibayar Oleh Pelanggan, PDAM Rugi 1,3 Milyar

KAB CIAMIS, fokuspriangan.com – Terkait Aksi Demo yang dilakukan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) dengan menolak kenaikan tarif PDAM Tirta Galuh Ciamis, Kamis ( 13/09/2018 ).

Dalam hal yang dilakukan aksi tersebut tidak sinkron, kami punya data dan kajian serta aturan tentang prosedur bagaimana penyesuaian tarif yang harus dilakukan PDAM Tirta Galuh Ciamis,” Ucap Dadan Firdaus Kepala Bidang Pelayanan Pelanggan/Humas PDAM Tirta Galuh didampingi Endang ST Sekretaris PDAM Tirta Galuh Ciamis dan Hamsi Yudi Purwanto Kabag Keuangan PDAM Tirta Galuh Ciamis saat jumpa pers diaula PDAM.

Data kerugian Rp1,3 milyar seperti yang di pertanyakan itu merupakan air yang sudah masuk ke para pelanggan yang menunggak/belum bayar, bukan berarti PDAM menderita rugi secara materi, tetapi dana senilai Rp1,3 milyar itu merupakan tunggakan pelanggan yang belum dibayar, dana sebesar itu adalah proyeksi pendapatan yang harus masuk karena masih berada di pelanggan yang selama ini terus dilakukan penagihan, itu adalah pembayaran air yang sudah mereka gunakan, jadi harus dibayar,” Kata Dadan.

Berdasarkan perhitungan rata rata kebutuhan dasar penggunaan air setiap orang menghabiskan 90 liter/orang/hari, tarif baru dari pemakaian 90 liter/orang/hari hanya Rp387, untuk mencukupi kebutuhan dasar perbulan/orang hanya Rp11.600, untuk air bisa layak dikonsumsi dan sampai ke masyarakat harga tarif barunya hanya Rp 387 untuk kebutuhan 90 liter perorang/perhari, sehari Rp 387 jelas masih terjangkau masyarakat,” Ucap Dadan.

Dari aspek Sosialnya PDAM Tirta Galuh Ciamis pada saat kemarau semuanya kita suplai air gratis sebanyak 322 ribu liter, keberadaan PDAM Tirta Galuh untuk keberlangsungan Pelayanan untuk mencukupi kebutuhan air bagi masyarakat, makanya menaikan tarif pun tidak semena mena, ada tahapan dan aturan yang dilalui PDAM, dan besaran tarif tersebut dilihat berdasarkan kemampuan masyarakat,” Jelas Dadan.

Dadan menambahkan, PDAM Tirta Galuh Ciamis sudah dilakukan Audit kinerjanya oleh BPKP dan Akuntan Publik, sehingga jikalau ada perumpaan untuk dilakukan Audit, lantas apa yang kemarin lakukan?, jelas itu Lembaga yang sudah melakukan Auditnya dengan kemampuan dan Kredibilitas, jadi tidak ada masalah dengan kinerja atau pun keuangan, karena semua sudah dilakukan Audit sesuai aturan,” Pungkasnya.

Jurnalis : Tony Z

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *