BNNK Ciamis Gelar Asistensi Penguatan BANGWAWAN Kepada Kelompok Masyarakat

KAB CIAMIS, fokuspriangan.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis menggelar Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Kelompok Masyarakat yang berlangsung disalah satu Hotel di Kab Ciamis, Selasa ( 09/10/2018 ).

Kegiatan tersebut dihadiri Sebanyak 30 peserta dari perwakilan Tokoh masyarakat, kader PKK, pemuda Karang Taruna Desa se-Kecamatan Rancah.

Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara SH Kasi P2M BNNK Ciamis Deny Setiawan, S.Sos., M.M. dan Kasi Rehabilitasi BNNK Ciamis Aris Nuryana, S.Sos.

Menurut Kasi P2M BNNK Ciamis Deny Setiawan S Sos MM sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan ini dalam laporannya menjelaskan bahwa masalah penyalahguanaan Narkoba sudah menjadi ancaman yang sangat mencemaskan bagi semua kalangan, masalah pencegahan penyalahgunaan Narkoba bukanlah menjadi tugas dari aparat hukum semata, melainkan menjadi tugas kita bersama termasuk dari unsur masyarakat didalamnya,” Katanya.

Kejahatan Narkotika sebagai kejahatan luar biasa, terorganisir dan bersifat lintas negara telah menimbulkan berbagai dampak baik secara sosial, ekonomi, serta menimbulkan ancaman keamanan dalam masyarakat, hal ini diakibatkan karena penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba telah menyasar seluruh lapisan masyarakat, sehingga kondisi ini menjadi ancaman serius terhadap kelangsungan hidup bermasyarakat saat ini dan di masa yang akan datang,” Jelas Deny.

Menurut Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara SH menghimbau kepada semuanya untuk dapat mewaspadai segala bentuk model dan modus penyebaran maupun penyalahgunaan Narkoba yang kini makin beragam dan mengkhawatirkan semua pihak,” Ucapnya.

AKBP Yaya Satyanegara SH Berharap semua elemen kelompok masyarakat dapat diberdayakan dan diajak untuk bersama sama mencegah peredaran gelap narkoba tersebut, mulai dari lingkungan keluarga hingga lingkungan masyarakat luas, “Bila terdapat keluarga, teman atau anggota masyarakat yang telah terjerumus ke dalam masalah narkoba hingga kecanduan, segera laporkan kepada BNN untuk di pulihkan dengan cara direhabilitasi.

Sementara menurut Kasi Rehabilitasi Aris Nuryana S Sos menambahkan bahwa tidak ada tempat bagi pengedar dan bandar Narkoba, sedangkan bagi pecandu dan korban penyalahguna kita obati dengan cara direhabilitasi, sesuai dengan amanat Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 54 “bahwa pecandu narkotika dan korban penyalahguna narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial,” Tegasnya.

Maka dari itu Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dalam upaya P4GN, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut berperan serta dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang terbebas dari penyalahgunaan Narkoba,” Pungkasnya.

Jurnalis : Tony Z

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *